Selasa, 16 Juni 2015

Secangkir Kopi Patah Hati..... :')


KOPI DAN KAMU
Secangkir kopi dan kamu yang bukan untukku
By : Desi Ariyani 

Taraaaa.... selama beberapa minggu ini vacum di blog, kangen juga ya kalau enggak nulis hihihihi.... :P.  Ya mau gimana lagi akhir - akhir ini aku sibuk dengan beberapa rutinitas... Selain nggantiin jualan bapak, tiap malem banyak temen juga yang dateng kerumah buat nykripsi...  Sampai bingung juga kadang bagi waktunya... Plan yang tadinya mau aku buat belajar tes tes CPNS harus diundur dulu hihihi... Yaaa besok target sih habis sahur sejam sejam gitu belajarnya.. Aamiin semoga terealisasi.... :D

 Sebenarnya bukan ini yang mau aku tulis sih...? Ceritanya lagi pengen nulis aja entah kenapa lagi mood banget buat bikin tulisan.... walaupun hasilnya gak sebagus tulisan karya penulis terkenal tapi setidaknya kalau dibaca sedikit menghibur... (hhhh siapapun yang baca semoga terhibur ya aamiin). Mungkin lebih kearah fiksi tulisan kali ini bisa dibilang... Kalau dikata ini ceritaku bisa jadi sih... hahaha.. Tapi enggak juga kali ya... Mungkin disini aku lebih ingin menggambarkan bagaimana rasanya patah hati secara umum.... Bisa dengan mantan kekasih, friendzne, ojekzone, atau zona - zona lainnya dalam hubungan asmara... wkwkwk :v , patah hati itu mungkin bisa digambarkan bagai kenikmatan secangkir kopi yang tak bisa dinikmati... ya udah yuk cus masuk ke topik #apasih ini hahahaha :P :D

Secangkir kopi selalu nikmat dinikmati disegala kondisi, rasa dan aromanya yang enak selalu menjadi incaran tersendiri bagi penikmatnya. Ya... memang rasa kopi itu nikmat aku akuin, sebagai orang yang gak bisa minum kopi itu berasa ada nyesek - nyeseknya gitu.. hihihihi... Terakhir aku minum kopi bisa dibilang saat umurku masih 19 tahun, sekarang uda veteran ini 23 tahun u know??? Tapi alhamdulillah masih diberi umur yang panjang samapai saat ini... :). Bagiku dulu secangkir kopi itu kenikmatan tersendiri... macam - macam variannya yang ngebuat aku suka dengan minuman yang satu ini, apalagi kalau ditambah dengan susu... sumpah rasanya tiada tara...(saya suka saya suka) hhh alay dikit lah... :P (alaymu banyak kali des... -.-"), itulah yang aku rasain beberapa tahun yang lalu, namun sekarang aku harus ikhlas melepas kenikmatan itu... hehehe tapi gpp lah demi kesehatan... terimakasih Ya Rabb :D
  
Sekarang mungkin secangkir kopi bisa membunuhku... (Jiaahahahahaha alay lagi). Entah kenapa sekarang melihat dan mencium aromanya membuat kepala terasa pusing. Makanya paling g suka kalau ada yang pesen kopi di warung bapak. Bukan masalah cara buatnya... walaupun itu juga menjadi kendala karena udah lama g buat kopi, tapi ini lebih ke aromanya yang g bisa aku tahan... Gak tau kenapa sekarang jadi gini huaaaaa >.< T.T .... dulu padahal doyan banget deh... mungkin ini akibat setelah negara api menyerang... hahahaha :P 

Kalau dilukiskan rasa kopi yang istimewa itu bagaikan kamu dulu... Iya kamu dulu yang selalu aku suka, entah itu tingkahmu, tawamu, candamu... aku suka semuanya.... (karakter aku disini penggambaran seorang perempuan lagi jatuh cinta gitu, bukan aku loh ya... tolong catet hhhhh :v). Dulu kita saling membahagiakan... belum ku lupa semua jasa - jasamu... kamu baik tapi bukan untukku... karena memang takdir tak mempertemukan kita... Entah apa yang menjadikan mu terlarang untukku.... Ciyeee terlarang... huhuhu :') ... Kalau digambarkan kamu itu bagai kopi... kopi yang kusuka tapi dilarang dokter karena sakitku... Tragis memang, kejam sungguh... Sedikit sakit kurasa, atau bahkan bohong jika aku bilang sakitnya sedikit... Untuk move on pun dibutuhkan waktu yang relatif lama... hitungan hari, minggu, bulan dan bahkan mungkin ada yang hitungan tahun...?? (aku ingatkan sekali lagi. "aku" disini bukan si penulis looohhhh ini penggambaran karakter aja lewat perasaan si penulis hahahaha :p)

 Terkenang saat pertama kali tervonis dan harus berhenti minum kopi, rasanya nyesek banget... maybe itu yang aku rasakan sama disaat kehilanganmu. Saat kehilangan sesuatu yang disuka itu semacam ada pahit - pahitnya gitu. Menghilangkan sesuatu yang sudah terbiasapun selalu butuh waktu. Aku fikir dulu akan cepat berlalu.... semakin ku berusaha menjauh malah semakin teringat, semakin aku mencoba melupakan justru semakin sesak didada. Hahaha sesak ? Minum asmasoho donk wkwkwk :v (ah elu kebanyakan bercandanya des). Apa iya harus aku ganti dengan minum antimo biar berhenti mabok cinta kepadamu heeeii kau pujaan hati hhhh (kucluknya kumat)

 Awal jatuh cinta pasti semua akan merasa bahagia.... lagu dari JKT48 - Heavy Rotation saat itu telah terngiang dikepala, satu lirikpun mengalun pelan ditelinga "mungkin seperti perasaan sekuntum bunga saat dia akan mekar" .... ya mungkin bener juga kalau digambarkan orang yang sedang nge-fly karena cinta thu seperti itu.... awesome lah pokoknya, pernah donk kamu ngerasain? iya kamu yang lagi baca wooooeee... hihihi. Menyenagkan rasanya, seperti menari - nari didepan kaca (apaan sih ini absurd banget). Bersyukurlah orang - orang yang pernah merasakan jatuih cinta... Jatuh cinta itu indah andai kau mengerti... Cuma adakalanya orang yang dicinta tak harus dimiliki.... disinilah kita harus terlatih patah hati. Namun taulah kamu mencintai dalam diam itu lebih sakit dari sekedar patah hati...? Rasanya kayak ada kamvret - kamvretnya gitu wkwkwk :v alay ya... lebay ya..? (menurutku lebay atau alay dikit sih gpp mumpung belum nikah ini hhh, entah kenapa aku merasa kalau umur perempuan dibanding laki - laki itu jauh lebih cepat tuanya... gimana enggak ..? coba banyangin perempuan usia 23 tahun dibilang sudah pantas menikah, sedangkan laki - laki umur segitu masih pantes buat kelayapan...kan kamvret... padahal aku masih merasa kalau masa muda ku masih jauh dari kata usai.... masih ingin menggapai karier setinggi langit ke tujuh... tapi sekali lagi apapun yang terjadi harus tetap disyukurin, ingat Tuhan selalu punya rencana yang baik untuk umatNya :D

 Yaaaah apapun penyebabnya yang namanya patah hati ataupun mencintai dalam diam itu pasti sakit, walaupun dengan kadar yang berbeda.... semakin dalam perasaanmu, maka jatuhnya akan semakin sakit... semakin bahagia saat kau bersamanya maka akan semakin sulit untuk menahan rasa sedih saat harus terpisah.... Seperti rasa kopi, semakin nikmat rasa dan aromanya semakin sulit untuk tidak meminumnya, semakin kau suka pada nikmat rasanya semakin sulit meninggalkannya.... Sekian :D 

(Ending yang naggung sekali...hahaha maaf ya.... kadar kreatifitasku tiba - tiba menurun 90% kala sudah lelah :P, next time akan kusambung lagi dengan cerita - cerita lainnya... tentunya sesuai seleraku lah mau nulis apa, ini kan blog ku ...tolong ingat... hahaha kamvret bgt gue hihihi peace :P)






Special thanks:
Untuk semua orang yang pernah aku suka, terimakasih untuk kebahagiaan yang pernah diberikan \(^O^)/ ............. 

Jumat, 08 Mei 2015

Ayah.....

Yang Terbaik Bagimu - Ada Band

Teringat masa kecilku kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu buatku melambung
Disisimu terngiang hangat napas segar harum tubuhmu
Kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu

Kau inginku menjadi yang terbaik bagimu
Patuhi perintahmu jauhkan godaan
Yang mungkin ku lakukan dalam waktu ku beranjak dewasa
Jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji tak kan khianati pintanya
Ayah dengarlah betapa sesungguhnya ku mencintaimu
Kan ku buktikan ku mampu penuh maumu

Andaikan detik itu kan bergulir kembali
Ku rindukan suasana basuh jiwaku
Membahagiakan aku yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati

Semarang, 07 Mei 2015

Senandung lagu untukmu Ayah, mengalun lembut ditelinga menemani saat terjagaku.... Tepat jam 24.00 WIB menunggu kedatanganmu pulang untuk sekedar memberi senyuman
Malam ini sejenak merenung memikirkanmu... Melihat tidur lelapmu, wajah letih sudah tak tertutupi lagi saat engkau tidur ayah... Sering kali ku melihat engkau tertidur dengan ekspresi seperti itu, rasa letih dan lelah selalu menemani harimu. Engkau hebat ayah... Selalu terfikir olehku pantaskah aku masih mengeluh didepanmu ? Diwaktu yang sama sejenak sedikit menghela nafas dan bertanya mengapa rasa sakit dimasa lalu ini masih membekas ayah ? Apa aku selemah ini ayah ? Ayah bantu aku....
Terkadang melihatmu membuat sedikit fikiran melayang ke masa lalu, dimana engkau terasa asing bagiku. Itu salahku yang mencoba menghindarimu.. Namun taukah kau ayah, aku selalu mengikutimu berangkat kerja saat kelas 2 SD ? Melihatmu berangkat naik bus hingga tak terlihat oleh jangkauan mata kecilku dulu. Saat itu hanya air mata yang keluar, tak satupun kata terucap dibibir... Dilain waktu aku selalu menunggumu pulang saat sedang luar kota, mungkin puluhan pertanyaan yang sama aku ajukan ke ibu “kapan ayah pulang?” Taukah ayah aku hanya ingin diajarin PR saat itu seperti anak lainnya. Dan semua itu hanya aku yang tau ayah.. Hanya aku...
Teringat masa itu, apalah dayaku yang hanya bisa menahan rasa yang tak dimengerti, tapi itu sakit ayah. Coba lihat aku sebentar... dalam batinku menjerit dimana akal sehatku masih bisa mengontrolnya. Namun aku tau itu terbaik ayah, semua air mata itu menjadi sumber kekuatanku sekarang. Tuhan selalu memberiku yang terbaik dibalik rancanganNya. Karena itu semua aku menjadi anakmu yang sekarang ini ayah. Pengalaman adalah guru terbaik ... Lihatlah saja anakmu yang sekarang ayah, aku gak akan menengok kebelakang lagi... Aku akan berjuang untukmu ayah... Untuk lelahmu saat ini aku akan menebusnya ayah... Tolong doakan anakmu ini agar selalu beruntung dalam RidhoNya...
Entah kenapa aku benar - benar sayang padamu ayah, sekarang ini satu - satunya yang aku punya adalah engkau. Tak berhak ku membuka luka lama itu lagi dihadapanmu. Saat ini engkau adalah lelaki terbaik yang aku tau. Tak seorangpun bisa menyamaimu ayah, karena ku tau engkau tak kan terganti.

Salam terhangatku ayah...

Desi Ariyani
 
Copyright © 2010 BLOG NYA DESI ARIYANI | Design : Noyod.Com | Images : Red_Priest_Usada, flashouille